banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Berita  

Kota Sorong Optimalkan Pasar Rufei Dukung Penyediaan Pangan MBG

Pj Wali Kota Sorong Bernhard Rondonuwu didampingi Sekda Yakob Kareth rapat koordinasi dengan OPD teknis membahas normalisasi Pasar Moder Rufei di Ruang Angrek Kota Sorong, Selasa (7/1/2025) (ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu)
banner 120x600

Papuabaratnews.id, Sorong – Pemerintah Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya mulai mengoptimalkan Pasar Modern Rufei melalui penataan dan pengisian lapak yang masih kosong sebagai upaya mendukung penyediaan pangan dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah itu.

Penjabat Wali Kota Sorong Bernhard Rondonuwu, menjelaskan dalam minggu ini OPD teknis yang berhubungan langsung dengan pasar akan melakukan berbagai pembenahan terhadap pasar itu sehingga nantinya ada aktivitas pasar sebagaimana mestinya guna mendukung ketersediaan pangan dalam menjawab kebutuhan program MBG.

banner 325x300

“Saya mau lihat dalam minggu ini sudah harus ada tindakan dari OPD terkait supaya pasar itu terlihat seperti pasar biasanya, supaya apa yang kita butuhkan bisa terjawab,” katanya di Sorong, Selasa (7/1/2024), seperti dilansir dari Antara.

Berkaitan dengan itu, ia didampingi Sekda Yakob Kareth melakukan rapat koordinasi dengan OPD teknis terdiri atas Bapenda, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Perdagangan di Ruang Angrek Kantor Wali Kota Sorong guna membahas hal-hal konkret yang berhubungan dengan optimalisasi Pasar Modern Rufei.

Ia juga akan membahas secara khusus tentang trayek angkutan menuju pasar itu bersama dengan para sopir angkutan dan sekaligus memastikan bahwa keamanan di Pasar Modern Rufei terjamin.

“Saya minta kepada setiap OPD terkait seperti Satpol PP untuk menjamin keamanan dan Dinas Perhubungan tolong perhatikan penerangan di dalam pasar itu,” katanya.

Pihaknya mengagendakan pertemuan dengan seluruh pedagang di Pasar Modern Rufei untuk membahas kendala yang sering terjadi sehingga bisa diikuti dengan solusi konkret dari pemerintah setempat.

Menurut dia, normalisasi pasar ini terarah kepada satu upaya konkret untuk menghidupkan pasar itu secara maksimal, selain untuk mendukung retribusi pendapatan asli daerah juga menyediakan kebutuhan pangan pokok yang akan dicari masyarakat dan sekaligus mendukung program MBG yang akan dilaksanakan pada 13 Januari 2025 di daerah itu.

“Karena kebutuhan pangan program MBG ini sangat banyak sehingga kita pemerintah melakukan normalisasi pasar modern untuk menjawab kebutuhan program itu,” ujar Bernhard.

Dia belum memastikan secara persis pasar itu akan normal seperti biasanya, namun upaya menuju normalisasi pasar modern akan dilakukan secara bertahap guna menjawab kebutuhan masyarakat dan sekaligus menjadi penyedia kebutuhan program MBG di Kota Sorong. (ant/pbn)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *