Papuabaratnews.id, Manokwari – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat bekerja sama dengan SKK Migas Papua Maluku dan Genting Oil Kasuri Pte Ltd menggelar pelatihan penulisan feature bagi wartawan di Manokwari, pada Selasa (5/11/2024).
Mengusung tema “Menulis Feature Hulu Migas untuk Masa Depan Papua, Itu Asik”, pelatihan ini diikuti 30 wartawan yang berasal dari berbagai media di wilayah Manokwari.
Ketua PWI Papua Barat, Bustam, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan wartawan dalam menulis berita feature.
“Pelatihan tahun ini difokuskan pada penulisan feature agar wartawan semakin terampil dalam menghasilkan berita yang menarik dan mendalam,” ujarnya.
Menurut Bustam, keterampilan menulis feature sangatlah penting, terutama karena sering kali menjadi kategori lomba tingkat nasional dan merupakan syarat dalam uji kompetensi wartawan jenjang madya
Pelatihan ini menghadirkan Asro Kamal Rokan sebagai narasumber tunggal. Asro, yang dikenal sebagai seorang wartawan senior yang pernah bertugas di Istana Presiden RI pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), membagikan pengetahuan dan pengalamannya dalam penulisan feature, khususnya dalam topik yang berkaitan dengan hulu migas dan dampaknya untuk masa depan Papua.
Dalam sesi pelatihan, Pemimpin Redaksi Harian Republika (2003-2005) dan Kantor Berita Antara (2005-2007) serta kini menjabat sebagai Sekretaris Dewan Penasehat PWI Pusat periode 2024-2029, mengajak para wartawan untuk memahami bagaimana menulis feature dengan gaya yang lebih menarik dan relevan, terutama dalam menyampaikan isu-isu penting seputar industri hulu migas di Papua.
Menurutnya, penguasaan teknik penulisan feature yang baik akan membantu jurnalis menyajikan informasi secara lebih mendalam dan mudah dipahami oleh masyarakat luas, sehingga turut mendukung pemahaman mengenai peran dan kontribusi industri migas terhadap pembangunan daerah.
Sebelumnya, Idham Akbar, Analis Formalitas dan Komunikasi SKK Migas wilayah Papua Maluku, dalam sambutannya mengharapkan dengan pelatihan ini mampu meningkatkan kemampuan para jurnalis sehingga mereka dapat menjadi spesialis penulisan feature yang mampu menyajikan pemberitaan berimbang.
Dalam kesempatan yang sama, External Affairs Supervisor Genting Oil Kasuari, Hendy Sahetapy, mengenalkan sekilas tentang Genting Oil yang beroperasi di kabupaten Teluk Bintuni dengan wilayah kerja di Bintuni dan Fakfak.
Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat menambah kemampuan penulisan bagi wartawan di daerah ini serta dapat meningkatkan kompetensi wartawan.
Sehingga informasi-informasi terkait Papua Barat terutama informasi perkembangan industri hulu migas dan hilirnya sangat penting tersampaikan ke masyarakat luas.
“Dengan pelatihan ini wartawan-wartawan di daerah dapat mengembangkan diri sehingga informasi tentang hulu migas dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujarnya
Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, juga menegaskan bahwa pendidikan dan pelatihan merupakan salah satu tugas utama PWI.
“Selain melindungi wartawan secara profesional, kami juga bertanggung jawab menyediakan pendidikan untuk meningkatkan kompetensi,” ujarnya.
Menurutnya, wartawan yang terampil akan mampu menyampaikan informasi yang akurat dan bermanfaat, sehingga mitra pemerintah dan swasta pun mendapat keuntungan dari pemberitaan yang berkualitas.
Sementara itu, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Frans Istia, Pj Gubernur Papua Barat menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan ini, yang diyakini akan memberikan wawasan dan keterampilan baru bagi para peserta.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para wartawan dapat mengembangkan diri secara maksimal dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas,” ujar Pj Gubernur.
Lebih lanjut, Pj Gubernur menggarisbawahi bahwa pemerintah Provinsi Papua Barat mendukung penuh upaya PWI Papua Barat dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan setempat.
“Wartawan yang berkualitas akan berperan penting dalam mencerdaskan masyarakat serta membantu publik memahami isu-isu penting secara mendalam,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Pj Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pers dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Sebagai salah satu pilar demokrasi, pers memiliki peran krusial dalam membangun masyarakat yang cerdas dan mendukung pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” katanya. (sem)


***
***





