Papuabaratnews.id, Manokwari — Paroki Santo Agustinus Manokwari melaksanakan acara peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung baru yang akan mencakup kantor, aula, dan pastoran paroki, pada Rabu (16/10/2024).
Acara ini menjadi tonggak penting dalam sejarah paroki, menandai dimulainya pembangunan fasilitas yang diharapkan dapat menunjang kegiatan gerejawi dan pelayanan umat di wilayah ini.
Kegiatan peletakan batu pertama tersebut dipimpin oleh Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong, Mgr. Hilarion Datu Lega, yang dalam sambutannya menyampaikan harapan agar pembangunan ini berjalan lancar dan dapat diselesaikan pada waktunya.
Uskup Datus Lega juga mengingatkan pentingnya kantor, aula dan pastoran baru ini untuk meningkatkan pelayanan pastoral dan mendukung berbagai kegiatan umat beriman, kelompok kategorial dan masyarakat.
“Infrastruktur ini adalah rahmat untuk mendukung dengan sepenuh hati pelayanan,” ujarnya.
Menurut Uskup Datus Lega, infrastruktur untuk pelayanan bukan menjamin kenyamanan, tapi juga mencerminkan semangat, roh dan jiwa untuk melayani umat beriman dan masyarakat.
Selain Uskup, acara tersebut dihadiri oleh pastor paroki, para pengurus gereja, serta perwakilan umat Katolik di Manokwari. Hadir pula sejumlah tokoh masyarakat dan pemerintah daerah yang turut memberikan dukungan penuh atas proyek pembangunan ini. Momen peletakan batu pertama ini dilakukan secara simbolis oleh Uskup bersama para tamu kehormatan lainnya, sebagai tanda dimulainya pembangunan.
Kehadiran berbagai tokoh dan unsur pemerintahan dalam peristiwa ini menunjukkan dukungan luas terhadap pembangunan kantor, aula dan pastoran Paroki Santo Agustinus Manokwari.

Pembangunan kantor, aula, dan pastoran tiga lantai yang berdiri di atas lahan seluas 20×49 meter persegi tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas modern yang diharapkan dapat digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial.
Aula baru akan menjadi ruang serbaguna yang dapat dimanfaatkan untuk pertemuan, seminar, dan acara-acara komunitas, sedangkan kantor dan pastoran akan menyediakan tempat yang lebih nyaman bagi para pastor dalam menjalankan tugas pastoralnya.
“Selain sebagai tempat ibadah, pastoran dan aula diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan sosial dan pendidikan, yang akan memberikan dampak positif bagi masyarakat di Papua Barat, khususnya di Manokwari,” ujar Niko Tike, Staf ahli Gubernur Bidang Ekonomi Pembangunan membacakan sambutan Pj Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere.
Ketua Panitia Pembangunan Pastoran yang juga Ketua Dewan Pastoral Paroki Santo Agustinus Manokwari, Hendrikus Fatem, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh umat serta para donatur yang telah berkontribusi dalam persiapan pembangunan ini.
Hendrikus berharap, dengan adanya fasilitas baru ini, Paroki Santo Agustinus dapat semakin berkembang dan memberikan pelayanan yang lebih baik bagi seluruh umat.
Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya paroki dalam memenuhi kebutuhan umat yang semakin bertumbuh, serta menjadi wujud nyata dari komitmen gereja untuk hadir lebih dekat dan memberikan pelayanan terbaik bagi umat. (sem)


***
***





