Papuabaratnews.id, Manokwari – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Tahun 2024, pada Kamis (17/10/2024), di lokasi ujian Manokwari dan Sorong berlangsung sukses. Ratusan peserta hadir untuk mengikuti seleksi dengan penuh semangat dan antusiasme.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian proses rekrutmen CPNS berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 293 Tahun 2024.
Sebanyak 105 peserta yang telah lulus seleksi administrasi berhak mengikuti SKD, dengan 20 peserta mengikuti ujian di Kantor Regional XIV BKN Manokwari, Papua Barat dan 85 peserta lainnya di Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN Sorong, Papua Barat Daya.
Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Papua Barat, Purwadhi Adhiputranto, saat meninjau langsung pelaksanaan ujian pada titik lokasi Kanreg XIV BKN Manokwari memberikan motivasi kepada para peserta agar mengikuti seleksi dengan tertib dan lancar.
“Integritas dan kejujuran diperlukan dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi ini,” ujar Purwadhi Adhiputranto.
Adapun tahapan seleksi CPNS di lingkungan Kementerian Keuangan meliputi seleksi administrasi, SKD dengan metode Computer Assisted Test (CAT), serta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang terdiri dari tes CAT, psikotes, tes kesehatan dan kebugaran, serta wawancara. Peserta yang memenuhi nilai ambang batas SKD akan melanjutkan ke tahapan SKB.
Hasil akhir seleksi akan ditentukan berdasarkan pemeringkatan hasil ujian dengan bobot penilaian 40% untuk SKD dan 60% untuk SKB, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian, Evita Catherina Hiborang, mewakili Kepala Kantor Regional XIV BKN selaku penyelenggara SKD menghimbau kepada para peserta untuk menjalankan seluruh tahapan tes SKD dan memperhatikan ketentuan pelaksanaan tes CAT.
“Tujuannya agar pelaksanaan ujian SKD dapat berjalan lancar,” kata Evita Catherina Hiborang.
Peserta diingatkan bahwa kelulusan bergantung pada prestasi masing-masing dan diharapkan untuk selalu waspada terhadap praktik penipuan yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. (rls/pbn)


***
***





