banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Berita  

Kemenag dan Pemprov Papua Barat Alokasikan Rp65,3 Miliar untuk Sukseskan Pesparawi Nasional XIV

Kontingen Sulawesi Utara (Sulut) sukses mendominasi kompetisi Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang diselenggarakan di Manokwari, Papua Barat. (Dok. Kemenag RI)
banner 120x600

Dukungan dana dari APBN dan APBD Papua Barat menopang penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari yang diikuti 6.182 peserta dari 38 provinsi serta memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.

Papuabaratnews.id, Manokwari — Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp65,3 miliar untuk mendukung penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 yang berlangsung di Manokwari pada 18–28 Juni 2026.

banner 325x300

Ketua Panitia Pesparawi Nasional XIV, Jacob Fonataba, mengatakan total dukungan anggaran tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua Barat.

“Dukungan pemerintah pusat disalurkan melalui DIPA Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Barat sebesar Rp29,3 miliar,” ujar Jacob saat menyampaikan laporan pada acara penutupan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Minggu (28/6/2026), seperti dikutip dari Antara.

Selain dukungan APBN, Pemerintah Provinsi Papua Barat juga menyalurkan hibah secara bertahap sejak masa persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Pada 2024 dialokasikan dana sebesar Rp5 miliar untuk persiapan awal, kemudian ditambah Rp10 miliar pada 2025.

Selanjutnya, pada 2026 pemerintah provinsi kembali mengalokasikan hibah sebesar Rp26 miliar guna mendukung tahapan akhir persiapan dan pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, total dukungan APBD Papua Barat mencapai Rp41 miliar.

Menurut Jacob, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menyukseskan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.

Ajang paduan suara gerejawi tingkat nasional tersebut diikuti sebanyak 6.182 peserta dari 38 provinsi, termasuk kontingen tuan rumah Papua Barat. Besarnya jumlah peserta, kata dia, membutuhkan dukungan pembiayaan serta koordinasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan.

Selain menjadi kegiatan pembinaan kerohanian, Pesparawi Nasional XIV juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran ribuan peserta dan pendamping mendorong peningkatan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor transportasi, pariwisata, hingga berbagai usaha jasa di Manokwari.

Jacob menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Papua Barat atas komitmen dalam mendukung penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV, sehingga Papua Barat berhasil menjadi tuan rumah pelaksanaan ajang nasional tersebut. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *