banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Sepuluh Mantan OPM Wilayah Sorong Raya kembali ke Pangkuan NKRI

Salah seorang mantan anggota OPM Kodap IV Sorong memegang Bendera Merah Putih usai mengucapkan ikrar setia kembali ke pangkuan NKRI pada upacara yang dipimpin Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto di Markas Kodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Papua Barat, Kamis (25/6/2026). (Dok. Istimewa)
banner 120x600

“Puji syukur hari ini kita semua menyaksikan sepuluh mantan anggota OPM mengucapkan janji setiap kepada NKRI.”

Papuabaratnews.id, Manokwari — Sepuluh orang yang sebelumnya tergabung dalam Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap IV/Sorong Raya menyatakan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan berkomitmen turut mewujudkan kondusivitas keamanan.

banner 325x300

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto, mengatakan sepuluh kombatan OPM Kodap IV/Sorong Raya berasal dari unsur Kowip I, Batalyon Ofir, dan Batalyon Sair.

“Puji syukur hari ini kita semua menyaksikan sepuluh mantan anggota OPM mengucapkan janji setiap kepada NKRI,” ujar Lucky di Manokwari, Papua Barat, Kamis (25/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa proses kembalinya para mantan anggota kelompok bersenjata itu merupakan hasil pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan oleh jajaran Kodam XIV/Kasuari bersama pemerintah daerah serta tokoh masyarakat setempat.

Sepuluh mantan OPM yang kembali ke pangkuan NKRI terdiri atas sejumlah pimpinan dan anggota kelompok, termasuk unsur komandan batalyon, wakil komanda, serta anggota di bawah struktur organisasi Kodap IV/Sorong Raya.

“Proses kembalinya sepuluh anggota OPM beserta keluarga mereka ke kurang lebih sebanyak 37 orang, berlangsung cukup panjang, hampir enam bulan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sepuluh pentolan OPM beserta keluarga sepakat dijemput oleh personel TNI di Pos Meyerga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, setelah Satuan Tugas (Satgas) Yonif 410/Aluguro melakukan komunikasi intens.

Upacara Ikrar setia 10 eks anggota OPM Kodap IV Sorong kembali ke pangkuan NKRI pada upacara yang dipimpin Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto di Markas Kodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Papua Barat, Kamis (25/6/2026). (Dok. Istimewa)

Kodam XIV/Kasuari kemudian berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni terkait rencana pemasyarakatan, pembinaan, serta pemberian layanan dasar kepada sepuluh pentolan OPM bersama keluarga.

“Mereka terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan awal dan dilanjutkan pemeriksaan kesehatan di Markas Kodam Kasuari, sehingga dapat dipastikan mereka sehat,” kata Lucky.

Dia berharap, kembalinya sepuluh kombatan OPM ke pangkuan NKRI dapat menjadi contoh bagi anggota separatis lainnya di Tanah Papua agar segera meninggalkan kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah.

Pemerintah dan aparat TNI-Polri di seluruh Tanah Papua senantiasa memberikan pendampingan serta menjamin hak-hak bagi mantan anggota OPM sebagai warga negara setelah menyatakan kembali setia kepada NKRI.

“Kami memberikan jaminan keamanan sepenuhnya bagi mereka yang mau kembali ke pangkuan NKRI,” ucap Lucky.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan, pemerintah daerah mengapresiasi upaya aparat keamanan yang telah memfasilitasi sepuluh mantan anggota OPM Kodap IV/Sorong Raya untuk kembali berkumpul dengan masyarakat pada umumnya.

Pemerintah daerah berkomitmen membuka ruang bagi seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi atas ketidakpuasan pelayanan publik maupun pelaksanaan program pembangunan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau mereka tidak puas dengan kinerja pemerintah, bisa disampaikan melalui jalur yang sudah ditentukan. Terima kasih hari ini sudah ada sepuluh yang kembali, semoga jumlahnya terus bertambah,” ucap Dominggus. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *