banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Berita  

Gubernur Mandacan Dorong Sinergi Perluas Akses dan Mutu Pendidikan di Papua Barat

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan (tengah) bersama jajaran pejabat daerah membuka kegiatan Gebyar Hardiknas 2026 dengan jalan santai di Manokwari, Rabu (19/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan di Papua Barat. (Dok. Istimewa)
banner 120x600

Gebyar Hardiknas 2026 di Manokwari jadi momentum refleksi dan penguatan komitmen pendidikan inklusif.

Papuabaratnews.id, Manokwari –- Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendorong penguatan sinergisitas antar pemangku kepentingan guna mempercepat upaya pemerataan akses serta peningkatan mutu dan kualitas layanan pendidikan bagi generasi muda di tujuh kabupaten.

banner 325x300

Pendidikan merupakan investasi terbesar untuk masa depan generasi penerus bangsa, sehingga setiap anak di Papua Barat harus memiliki akses yang sama terhadap pendidikan bermutu, baik di wilayah pesisir maupun pegunungan.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama mewujudkan layanan pendidikan yang merata hingga ke wilayah terpencil di Papua Barat,” kata Dominggus pada acara Gebyar Hardiknas 2026 di Manokwari, Rabu (19/4/2026).

Dia mengapresiasi kegiatan Gebyar Hardiknas yang merupakan kolaborasi antara Dinas Pendidikan Papua Barat, Dinas Pendidikan Manokwari, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), serta Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Papua Barat.

Pelajar mengenakan busana adat Nusantara mengikuti pawai karnaval dalam rangka Gebyar Hardiknas 2026 di Manokwari, Rabu (19/4/2026). Kegiatan yang diikuti ribuan peserta ini menampilkan kreativitas siswa sekaligus memperkuat komitmen mewujudkan pendidikan bermutu dan inklusif. (Dok. Istimewa)

Kegiatan dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat komitmen mewujudkan sektor pendidikan yang berkualitas.

“Perbaikan mutu dan kualitas layanan pendidikan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah daerah tanpa ada dukungan dari kementerian/lembaga dan seluruh pihak,” ujarnya.

Dominggus menilai Gebyar Hardiknas yang diikuti oleh 2.900 peserta dari 70 satuan pendidikan jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK di Manokwari untuk memamerkan hasil karya pembelajaran merupakan bukti nyata kreativitas.

Pemerintah provinsi telah menyiapkan sejumlah program strategis antara lain, pembangunan dan perbaikan sarana prasaran sekolah, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, serta penguatan ekosistem pendidikan yang inklusif.

“Kami akan terus berupaya memperkuat kapasitas tenaga pendidik dan kependidikan, serta mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang berkarakter,” katanya. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *