banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Polisi Buru Terduga Pelaku Pembunuhan Pelajar SMA di Pantai Amban

Kasat Reskrim Polresta Manokwari AKP Agung Gumara Samosir memberikan keterangan pers terkait penanganan kasus pembunuhan pelajar di kawasan Pantai Amban, Manokwari. (Dok. Istimewa)
banner 120x600

Satu korban tewas, satu pelajar perempuan dirawat; polisi kantongi sejumlah nama.

Papuabaratnews.id, Manokwari — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manokwari memburu sejumlah terduga pelaku pembunuhan terhadap Fitra Ramadan (18), pelajar kelas XI SMA Negeri 1 Manokwari, yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Pantai Amban, Manokwari, Papua Barat, Rabu (4/3/2026) malam.

banner 325x300

Kasat Reskrim Polresta Manokwari AKP Agung Gumara Samosir menyatakan pihaknya telah mengantongi beberapa nama yang kini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

“Kami sudah mengantongi beberapa nama dan saat ini masih melakukan pendalaman,” ujar Agung dalam keterangan resmi di Manokwari, Kamis (5/3/2026).

Berdasarkan hasil visum sementara dari rumah sakit, korban laki-laki diduga meninggal dunia akibat luka berat pada bagian leher. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi karena menilai penyebab kematian sudah jelas.

Sementara itu, seorang pelajar perempuan berinisial SAP (15), adik kelas korban di sekolah yang sama, selamat namun mengalami luka serius pada bagian wajah serta dada dan perut akibat kekerasan fisik. Korban masih menjalani perawatan medis dan belum dapat dimintai keterangan secara menyeluruh karena kondisi trauma.

Polisi juga mendalami dugaan tindakan asusila yang dialami korban perempuan berdasarkan keterangan awal.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti, antara lain balok kayu yang diduga digunakan untuk menganiaya korban, serta tas dan pakaian milik korban.

Selain melakukan kekerasan, pelaku juga diduga mengambil barang milik korban berupa telepon genggam dan dompet sebelum melarikan diri.

Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih waspada saat beraktivitas di lokasi sepi guna meminimalkan potensi tindak kriminal.

Peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIT saat kedua korban berada di kawasan Pantai Petrus Kafiar untuk menunggu waktu berbuka puasa. Setelah berbuka, keduanya bersiap pulang untuk mengikuti salat tarawih.

Sekitar pukul 18.30–19.00 WIT, seorang pria tak dikenal tiba-tiba datang dan menendang kursi tempat korban duduk. Korban laki-laki sempat menegur pelaku, namun pelaku langsung memukul menggunakan balok kayu hingga korban mengalami luka berat.

Pelaku kemudian memukul korban perempuan di bagian wajah serta menendang bagian perut dan dada sebelum melarikan diri.

Korban perempuan berusaha mencari pertolongan warga sekitar dan selanjutnya melapor ke Polsek Amban. Saat aparat kepolisian tiba di lokasi sekitar pukul 21.30 WIT, korban laki-laki ditemukan telah meninggal dunia.(pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *