banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Berita  

Bupati Dominggus Saiba Tegaskan Disiplin Guru Kunci Kemajuan Pendidikan di Pegaf

Bupati Pegunungan Arfak Dominggus Saiba menyampaikan sambutan saat membuka kegiatan Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Pelatihan Tim Teknis TKA SD dan SMP di Ulong, Distrik Anggi, Kamis (19/2/2026). (Dok. Istimewa)
banner 120x600

Buka kegiatan Sosialisasi TKA dan Pelatihan Tim Teknis di Anggi, Pemda Pegunungan Arfak siapkan insentif bertahap bagi guru hingga Rp1 juta per bulan.

Papuabaratnews.id, Kabupaten Pegunungan Arfak — Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf) Dominggus Saiba menegaskan, kemajuan pendidikan di daerahnya sangat ditentukan oleh komitmen dan kedisiplinan para guru.

banner 325x300

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Pelatihan Tim Teknis TKA SD dan SMP di Ulong, Distrik Anggi, Kamis (19/2/2026).

Bupati Dominggus menyebut guru sebagai “pabrik” yang menentukan kualitas hasil pendidikan. Menurutnya, jika tugas dilaksanakan setengah hati, maka hasil yang diperoleh juga tidak akan maksimal.

“Kalau bapak-ibu guru sebagai pabrik melaksanakan tugas setengah-setengah, maka hasilnya juga tidak baik,” ujarnya di hadapan para kepala sekolah dan guru peserta sosialisasi dan pelatihan TKA.

Ia meminta seluruh guru, baik ASN maupun P3K, untuk setia dan disiplin menjalankan tugas di tempat pengabdian masing-masing tanpa alasan. Ia juga menekankan agar seluruh jajaran dinas pendidikan dan para guru tetap berada di wilayah Pegaf dari hari Senin hingga Jumat.

Bupati Pegaf didampingi Plt Kepala Dinas bersama jajarannya dan narasumber foto bersama usai pembukaan kegiatan Sosialisasi TKA dan Pelatihan Tim Teknis di Anggi. (Dok. Istimewa)

Sebagai bentuk pengawasan, Pemda Pegaf berencana menerapkan sistem absensi elektronik di seluruh jenjang pendidikan. Tidak hanya di sekolah, sistem tersebut juga akan dipasang di puskesmas pembantu (pustu) dan kantor distrik.

“Absensi elektronik akan dipasang di sekolah-sekolah, juga pustu dan distrik-distrik,” ujarnya.

Selain pengawasan, pemerintah daerah juga menyiapkan kebijakan peningkatan kesejahteraan berupa insentif bagi para guru. Pada tahun pertama, pemda akan memberikan insentif sebesar Rp500 ribu per bulan.

“Tahun berikutnya akan ditingkatkan menjadi Rp1 juta per bulan, dan secara bertahap akan kembali dinaikkan,” kata Bupati Dominggus.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pegaf, Deny Agustinus Ngutra, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi TKA berfokus pada penyamaan persepsi mengenai standar, fungsi, dan urgensi Tes Kemampuan Akademik sebagai instrumen pemetaan mutu pendidikan.

Para kepala sekolah, guru, dan tim teknis mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan TKA yang digelar Dinas Pendidikan Pegaf di Ulong, Distrik Anggi. (Dok. Istimewa)

Menurut Deny, sosialisasi ini penting untuk memastikan mekanisme pelaksanaan TKA di tingkat SD dan SMP berjalan sesuai regulasi yang ditetapkan, sekaligus memberi pemahaman tentang pemanfaatan data hasil tes guna mendiagnosis kelemahan siswa serta menentukan kebijakan intervensi pembelajaran.

“Transparansi pelaksanaan juga menjadi perhatian, mulai dari jadwal, alur, hingga kriteria penilaian agar sekolah dapat mempersiapkan siswa dengan baik,” jelasnya.

Adapun pelatihan tim teknis difokuskan pada aspek operasional, seperti penguasaan platform ujian, mitigasi kendala jaringan dan perangkat, menjaga integritas data, serta melakukan simulasi sistem sebelum pelaksanaan.

Sinergi antara manajemen sekolah dan tim teknis diharapkan mampu menjamin kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan TKA, sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di Pegunungan Arfak. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *