banner 468x60

Berita  

Atasi Keterbatasan Buku dan Internet, Tim Ekspedisi Patriot Unpad Hadirkan Bahan Ajar Bahasa Inggris di Bomberay

PENYERAHAN BUKU - Siswa MAS Al-Hidayah Bomberay, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, berfoto bersama anggota Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (Unpad) Kelompok 13 sambil memperlihatkan buku ajar Bahasa Inggris yang dibagikan, Kamis (22/10/2026). Sebanyak 49 eksemplar buku diserahkan untuk mendukung pembelajaran siswa di tengah keterbatasan bahan ajar dan akses internet. (Foto: Dok. TEP 13 Unpad)
banner 120x600

Inisiatif ini membuka kesempatan bagi pelajar untuk terus belajar secara mandiri tanpa bergantung pada akses internet.

Papuabaratnews.id, Fakfak – Keterbatasan buku pelajaran dan akses internet di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Hidayah Bomberay, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mendorong Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (Unpad) Kelompok 13 menyusun dan mencetak buku ajar Bahasa Inggris bagi para siswa.

banner 325x300

Sebanyak 49 eksemplar buku diserahkan kepada siswa kelas X, XI, dan XII yang hadir dalam kegiatan di sekolah tersebut, Kamis (22/10/2026).

Penyediaan buku ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan asistensi mengajar yang dilaksanakan mahasiswa dan alumni Unpad di Kawasan Transmigrasi Bomberay-Tomage.

Buku tersebut dirancang sebagai bahan pembelajaran yang dapat digunakan siswa secara mandiri di luar jam pelajaran. Dengan demikian, siswa tetap dapat membaca, mengulang materi, dan memperdalam pemahaman Bahasa Inggris tanpa harus bergantung pada jaringan internet.

Kehadiran buku ajar itu mendapat sambutan positif dari para siswa. Melawati, yang akrab disapa Mela, mengaku senang karena memiliki bahan belajar yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris.

“Iya, senang, terus bisa belajar bahasa Inggris lebih giat lagi,” ujarnya seusai kegiatan.

MEMPELAJARI BUKU AJAR – Dua siswa MAS Al-Hidayah Bomberay membaca dan mempelajari buku ajar Bahasa Inggris yang disusun Tim Ekspedisi Patriot Unpad Kelompok 13, Kamis (22/10/2026). Buku tersebut dirancang sebagai sumber belajar yang dapat digunakan secara mandiri tanpa bergantung pada jaringan internet. (Foto: Dok. TEP 13 Unpad)

Siswa lainnya, Rasal, menilai materi dalam buku tersebut mudah dipahami dan membantunya mempelajari Bahasa Inggris secara lebih mendalam.

Sementara itu, Yuliani mengaku kegiatan pembelajaran bersama Tim Ekspedisi Patriot Unpad membantunya memahami sejumlah materi Bahasa Inggris yang sebelumnya belum dikenalnya.

Tanggapan serupa disampaikan Ramlan, Samad Manibui, Sari Salawati, dan Bayu. Mereka berharap buku tersebut dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan pembelajaran setelah kegiatan asistensi mengajar berakhir.

Meski mendapat respons positif, dampak penggunaan buku terhadap peningkatan kemampuan Bahasa Inggris siswa masih memerlukan evaluasi lebih lanjut.

Tim asistensi mengajar Unpad ini diketuai Prof. Dr. Atwar Bajari, M.Si., dengan anggota Sarach Diba Hidayat, Adista Nurfadillah, Denis Setia Prismayana, Miryam Elizabeth Rambe, dan Raja Bani Yudanegara.

Melalui inisiatif ini, Tim Ekspedisi Patriot Unpad berupaya menghadirkan sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa sekaligus membantu mengatasi keterbatasan bahan ajar di MAS Al-Hidayah Bomberay. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *