Papuabaratnews.id, Seram Bagian Timur — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) terus memperkuat upaya menghadirkan akses air bersih yang layak bagi masyarakat melalui Program MADAK SEJUK (Madak Sehat, Jernih, dan Berkelanjutan). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi program dan Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan pada 19 Juni 2026 di Desa Madak, Kecamatan Teluk Waru, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku.
Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan program penyediaan air bersih yang akan dijalankan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup warga.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan bersama Human Initiative Regional Indonesia Timur dengan melibatkan masyarakat, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Sosialisasi dan FGD menjadi wadah kolaboratif untuk menyampaikan rencana program, menghimpun aspirasi masyarakat, sekaligus menyusun langkah implementasi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Program MADAK SEJUK dirancang untuk memberikan manfaat kepada sekitar 159 jiwa atau 39 kepala keluarga di Desa Madak melalui pembangunan dan penguatan infrastruktur air bersih yang lebih andal dan berkelanjutan.
Akses terhadap air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar yang berperan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas masyarakat. Namun, bagi warga Desa Madak, keterbatasan akses air bersih masih menjadi tantangan utama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Untuk memperoleh air bersih, masyarakat harus menempuh perjalanan sekitar tiga kilometer menuju sungai yang menjadi sumber air utama. Sungai tersebut juga masih dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas lain, seperti mandi, mencuci, hingga buang air besar (BAB). Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas air dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat.
Program MADAK SEJUK tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana air bersih, tetapi juga diperkuat melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menjaga kebersihan diri, kesehatan keluarga, sanitasi, serta lingkungan sekitar.
Kepala Desa Madak, Husein, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan PLN terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama di wilayahnya.
“Selama ini masyarakat kami harus berjalan cukup jauh untuk mendapatkan air bersih. Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi anak-anak, perempuan, dan lansia. Kehadiran Program MADAK SEJUK memberikan harapan besar bagi masyarakat untuk memperoleh akses air bersih yang lebih mudah, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Husein, pelaksanaan sosialisasi dan FGD menjadi langkah penting untuk memastikan program yang akan dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Senada dengan itu, salah satu warga Desa Madak, Iskandar Fesan, mengatakan program air bersih tersebut sangat membantu masyarakat karena memberikan harapan terhadap ketersediaan air yang lebih layak untuk kebutuhan rumah tangga.
Menurutnya, kehadiran Program MADAK SEJUK menjadi dukungan nyata bagi warga dalam memenuhi kebutuhan harian, mulai dari memasak, mencuci, menjaga kebersihan diri hingga menunjang kesehatan keluarga.
“Kami sebagai warga merasa sangat terbantu dengan adanya program air bersih ini. Semoga fasilitas yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan terus dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” kata Iskandar.

Melalui pelaksanaan FGD, berbagai masukan dan aspirasi masyarakat terkait kondisi sumber air, kebutuhan infrastruktur, serta mekanisme pengelolaan sarana air bersih berhasil dihimpun. Hasil diskusi tersebut akan menjadi dasar dalam penyempurnaan perencanaan program sehingga implementasinya dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Pada kesempatan terpisah, General Manager PLN UIP MPA, Raja Muda Siregar, menegaskan bahwa Program MADAK SEJUK merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Kami memahami bahwa akses terhadap air bersih masih menjadi tantangan bagi masyarakat Desa Madak. Ketika masyarakat harus menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan air yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, maka hal tersebut bukan hanya persoalan infrastruktur, tetapi juga menyangkut kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, melalui Program MADAK SEJUK, PLN ingin hadir memberikan solusi yang dapat dirasakan manfaatnya secara nyata dan berkelanjutan,” ujar Raja.
Ia menambahkan, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pembangunan sarana fisik, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga dan mengelola fasilitas yang dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. (pbn)







