PLN UIP MPA Perkuat Kesiapsiagaan Warga Skouw Mabo Lewat Pelatihan Siaga Bencana

Seorang warga mempraktikkan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dalam pelatihan Program Skouw Mabo Siaga Bencana di Kampung Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Rabu (14/1/2026). (Dok. PLN UIP MPA)
banner 120x600

Libatkan Dinkes, Damkar dan BPBD, warga dibekali pertolongan pertama hingga simulasi gempa bumi.

Papuabaratnews.id, Jayapura — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) terus memperkuat ketahanan masyarakat melalui Program Skouw Mabo Siaga Bencana yang dilaksanakan di Kampung Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Rabu (14/1/2026).

banner 325x300

Program ini menghadirkan edukasi dan pelatihan kebencanaan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait. Materi yang diberikan meliputi pertolongan pertama oleh Dinas Kesehatan Kota Jayapura, pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura, serta simulasi gempa bumi yang dipandu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura.

Kepala Kampung Skouw Mabo, Hanok R. Mallo, S.E., menyampaikan apresiasi atas inisiasi dan dukungan PLN dalam menghadirkan program kesiapsiagaan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi geografis wilayah yang memiliki potensi risiko bencana.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Program Skouw Mabo Siaga Bencana ini. Edukasi seperti pertolongan pertama, penggunaan APAR, hingga simulasi gempa sangat dibutuhkan masyarakat kami. Dengan pelatihan ini, warga menjadi lebih memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi keadaan darurat sehingga dapat meminimalisir risiko dan dampak yang lebih besar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan langsung masyarakat dalam simulasi memberikan pengalaman nyata yang meningkatkan rasa percaya diri dan kesiapan warga dalam menghadapi kemungkinan bencana.

Warga bersama perwakilan PLN UIP MPA dan instansi terkait berfoto usai pelatihan pengurangan risiko bencana Program Skouw Mabo Siaga Bencana di Kampung Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, 2026. (Dok. PLN UIP MPA)

Sementara itu, General Manager PLN UIP UIP MPA, Nur Hardiyanto, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pembangunan sosial dan ketahanan masyarakat di wilayah operasional.

“Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, tetapi juga berupaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana. Melalui kolaborasi dengan instansi terkait, kami ingin memastikan masyarakat memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk merespons situasi darurat secara cepat dan tepat,” jelas Nur.

Ia menekankan bahwa sinergi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam membangun komunitas yang tangguh dan berkelanjutan.

Melalui Program Skouw Mabo Siaga Bencana, PLN UIP MPA berharap tercipta budaya sadar risiko dan kesiapsiagaan yang berkelanjutan, sehingga masyarakat Kampung Skouw Mabo semakin tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *