OJK Papua Barat Gelar GERAK Syariah 2026, Dorong Literasi Keuangan Santri

OJK Papua Barat dan Papua Barat Daya bersama santri Pondok Pesantren Nurul Jannah Manokwari dalam kegiatan Edukasi SAKINAH pada rangkaian GERAK Syariah 2026. (Dok. OJK)
banner 120x600

Sebanyak 60 rekening SimPel iB dibuka di Ponpes Nurul Jannah Manokwari, rangkaian edukasi berlangsung hingga 13 Maret 2026.

Papuabaratnews.id, Manokwari — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya resmi memulai rangkaian Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 sebagai bagian dari kampanye nasional peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah.

banner 325x300

Kegiatan diawali dengan program Edukasi Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah (SAKINAH) di Pondok Pesantren Nurul Jannah, Manokwari, Rabu (25/2/2026). Program ini menyasar santri dan tenaga pendidik sebagai upaya menanamkan pemahaman pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah sejak dini.

Mewakili Kepala OJK Papua Barat dan Papua Barat Daya, Manajer Madya Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen serta Layanan Manajemen Strategis, Stella Martje, menegaskan pentingnya membangun literasi keuangan sejak bangku sekolah sebagai fondasi karakter disiplin dan mandiri.

Menurutnya, Program Simpanan Pelajar Syariah (SimPel iB) menjadi sarana strategis bagi santri untuk mengenal dan memanfaatkan layanan keuangan syariah secara langsung. Melalui kepemilikan rekening tersebut, santri diharapkan mampu membangun budaya menabung dan mengelola keuangan secara bijak sesuai prinsip syariah.

Perwakilan OJK menyerahkan secara simbolis buku tabungan SimPel iB kepada santri Pondok Pesantren Nurul Jannah sebagai bagian dari peningkatan inklusi keuangan syariah. (Dok. OJK)

Sebagai bentuk komitmen peningkatan inklusi keuangan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pembukaan 60 rekening SimPel iB bagi santri Ponpes Nurul Jannah.

Kepala Pondok Pesantren Nurul Jannah, Muhammad Rizqi Fauzi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi keuangan syariah tidak hanya memberi wawasan bagi santri, tetapi juga bagi guru dan masyarakat sekitar pesantren.

Rangkaian GERAK Syariah 2026 akan berlangsung hingga 13 Maret 2026 melalui dua program utama, yakni KOLAK (Kajian dan Obrolan Seputar Keuangan Syariah) dan KURMA (Kompetisi Keuangan Syariah di Bulan Ramadan), yang mencakup webinar, kampanye digital, forum edukasi, hingga temu bisnis berbasis syariah.

OJK menegaskan komitmennya untuk terus memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah ke berbagai segmen masyarakat, termasuk pelajar dan pelaku UMKM, guna mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *