banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Berita  

Disdik Pegaf Upayakan 14 PAUD segera Miliki NPSN

Kabid PAUD dan PNF Disdik Pegaf Yosias Ullo saat membuka kegiatan lomba mewarnai tingkat PAUD dalam rangka Hardiknas 2026 di Anggi, Jumat (1/5/2026). (Papuabaratnews.id/Sam Sirken)
banner 120x600

Sekarang ini ada 31 PAUD yang sudah punya NPSN, sehingga kami mendorong sisanya dalam proses pengajuan.

Papuabaratnews.id, Pegunungan Arfak –- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, terus berupaya agar 14 dari 45 PAUD di wilayah tersebut segera memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) sebagai identitas resmi.

banner 325x300

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdik Pegunungan Arfak Yosias Ullo, mengatakan NPSN menjadi syarat penting mendapatkan akses berbagai program dan bantuan pendidikan dari pemerintah.

“Sekarang ini ada 31 PAUD yang sudah punya NPSN, sehingga kami mendorong sisanya dalam proses pengajuan,” katanya di Anggi, Jumat (1/5/2026).

Menurut dia, proses penerbitan NPSN untuk PAUD dilakukan bertahap sesuai mekanisme, mulai dari kepemilikan izin operasional, tercatat pada aplikasi Dapodik, lolos verifikasi dan validasi, kemudian diajukan ke kementerian.

Pihaknya terus melakukan pendampingan kepada pengelola PAUD yang belum memiliki NPSN untuk melengkapi seluruh dokumen syarat admnistrasi sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

“Tahun 2026 ini kami ajukan penerbitan NPSN untuk empat PAUD yang berlokasi di Distrik Hingk, Taige, Sururey, dan Anggi Gida,” ucap Yosias.

Menurut dia, penyebaran PAUD belum merata ke sepuluh distrik atau kecamatan di Pegunungan Arfak karena beberapa tahun silam dilakukan penutupan sejumlah PAUD dengan alasan keterbatasan tenaga pendidik kompeten.

Pemerintah kabupaten kemudian mengalokasikan anggaran beasiswa bagi 23 guru PAUD tamatan SMA untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang strata satu di Sekolah Tinggi Erikson-Tritt Manokwari.

“Pemerintah daerah targetkan tahun 2028, sudah ada sarjana PAUD. Dari sepuluh distrik, hanya Catubouw yang belum ada PAUD,” kata Ullo. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *