Program PLN UIP MPA Luncurkan Skouw Mabo Siaga Bencana di Muara Tami

Perwakilan pemerintah kampung memasangkan helm dan rompi kepada warga saat peluncuran Program Skouw Mabo Siaga Bencana di Kampung Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Selasa (13/1/2026). Program ini mendukung pembentukan relawan dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana. (Dok. PLN UIP MPA)
banner 120x600

Perkuat kesiapsiagaan warga perbatasan, program TJSL fokus pelatihan tanggap darurat dan pembentukan relawan berbasis komunitas.

Papuabaratnews.id, Jayapura — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) meluncurkan Program Skouw Mabo Siaga Bencana di Kampung Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Selasa (13/1/2026).

banner 325x300

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang difokuskan pada penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi risiko bencana, khususnya di wilayah perbatasan.

Program tersebut dirancang sebagai upaya terpadu untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga melalui pelatihan tanggap darurat, simulasi evakuasi, penyediaan sarana pendukung kebencanaan, serta pembentukan relawan siaga bencana berbasis komunitas. Melalui pendekatan ini, masyarakat diharapkan mampu merespons situasi darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura, Yayong Baddu, S.T., M.T., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif PLN dalam memperkuat ketangguhan masyarakat di wilayah rawan bencana.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini karena kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam mengurangi risiko dan dampak bencana. Program Skouw Mabo Siaga Bencana menjadi langkah strategis dalam membangun budaya sadar bencana di tingkat masyarakat. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan, kami optimistis warga memiliki kemampuan lebih baik dalam menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Acara kick-off dan FGD Program Skouw Mabo Siaga Bencana yang digelar PLN UIP MPA bersama BPBD Kota Jayapura dan masyarakat Kampung Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas warga di wilayah perbatasan. (Dok. PLN UIP MPA)

General Manager PLN UIP MPA, Nur Hardiyanto, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian PLN terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

“PLN tidak hanya menghadirkan listrik sebagai energi kehidupan, tetapi juga berkomitmen menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat. Program Skouw Mabo Siaga Bencana merupakan bagian dari upaya kami dalam membangun komunitas yang tangguh, mandiri, dan berdaya. Kami percaya bahwa kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nur Hardiyanto menambahkan bahwa PLN akan terus mendorong program TJSL yang adaptif terhadap kebutuhan lokal, khususnya di wilayah Maluku dan Papua yang memiliki tantangan geografis dan risiko bencana yang beragam.

Melalui peresmian ini, PLN UIP MPA berharap Kampung Skouw Mabo dapat menjadi model desa siaga bencana di wilayah perbatasan, sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan ketahanan sosial yang berkelanjutan. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *