Sepanjang 2025, ekonomi Papua Barat mencatat pertumbuhan 6,46 persen (c-to-c). Kinerja ini didorong kuat oleh industri pengolahan dan ekspor barang dan jasa, seiring tetap solidnya aktivitas ekonomi domestik.
Papuabaratnews.id, Manokwari — Perekonomian Provinsi Papua Barat sepanjang tahun 2025 mencatat pertumbuhan sebesar 6,46 persen (c-to-c). Capaian ini menunjukkan peningkatan kinerja ekonomi dibandingkan tahun sebelumnya, dengan aktivitas ekonomi domestik yang tetap terjaga serta dukungan kuat dari sektor-sektor utama.
Kepala BPS Provinsi Papua Barat, Merry, menjelaskan bahwa pada Triwulan IV-2025 ekonomi Papua Barat tumbuh 4,73 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y) dan 2,54 persen secara kuartalan (quarter-to-quarter/q-to-q).
“Secara keseluruhan, ekonomi Papua Barat sepanjang 2025 tumbuh positif dan konsisten,” ujar Merry dalam siaran pers Berita Resmi Statistik di Manokwari, Kamis (5/2/2026).
Dari sisi lapangan usaha, hampir seluruh sektor ekonomi mengalami pertumbuhan pada 2025. Industri Pengolahan tercatat sebagai sumber pertumbuhan ekonomi terbesar, dengan kontribusi 3,91 persen (c-to-c) terhadap pertumbuhan ekonomi Papua Barat. Kontribusi tersebut diikuti oleh sektor Pertambangan dan Penggalian sebesar 1,62 persen, serta Perdagangan dengan kontribusi 0,27 persen.
“Kondisi ini menegaskan peran sektor hilirisasi dan aktivitas industri dalam menopang struktur ekonomi daerah,” jelasnya.
Sementara itu, dari sisi pengeluaran, Ekspor Barang dan Jasa tercatat sebagai sumber pertumbuhan ekonomi terbesar pada 2025 dengan kontribusi 7,15 persen. Selain ekspor, Konsumsi Akhir Rumah Tangga juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, yaitu sebesar 4,50 persen, yang mencerminkan daya beli masyarakat yang relatif terjaga.
Namun demikian, tidak semua komponen pengeluaran mengalami pertumbuhan. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tercatat mengalami kontraksi sebesar 1,87 persen pada 2025.
“Sebagian besar komponen pengeluaran tumbuh positif, kecuali PMTB yang masih mengalami kontraksi,” kata Merry.
Dari sisi nominal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Papua Barat atas dasar harga konstan (ADHK) pada 2025 tercatat sebesar Rp52,68 triliun, meningkat dibandingkan 2024 yang sebesar Rp49,49 triliun. Sementara itu, PDRB atas dasar harga berlaku (ADHB) pada 2025 mencapai Rp81,81 triliun.
Menurut BPS, capaian pertumbuhan ekonomi ini mencerminkan perbaikan fundamental ekonomi Papua Barat dan menjadi modal penting untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan pada tahun-tahun mendatang, khususnya melalui penguatan industri pengolahan, perdagangan, dan kinerja ekspor. (pbn)


***
***





